Breakfast from Canteen ( for only Rp 10000 )
This one taste not too bad, it maybe not too clean or healthy but I never able to resist it. Its called ‘soto mie’ a pretty much well known traditional food from indonesia. It contains of couple of Ingredients such as slices of cabbage, vermicelli, couple of slices tomatoes and meats, couple of rolls and beef stock.
I forgot to take a pic of the ready-made soto mie
so so sorry
Jakarta and It Big Malls
I don’t really understand why Jakarta keep building malls (not only malls but big malls), which most of them are top standard malls, with acre of lands that took to build these malls.
Based on sources that i read, in 2010 Jakarta had already has more than 70 malls (have no clue which one is true tho but 70 is pretty much a lot for me). With traffic all over Jakarta’s areas building another landscape is extremely not a very smart solution. But beyond all that, as long as the cash flows running and we can get a really great entertainment from it heck with the traffic (maybe) but I go for small malls because I never got any success on having the same way in and way out from a big malls which is quiet important and essentials.
Once you got a wrong way out, you won’t be getting a strategic way home or to another destination (we have the most terrible traffic jam in the world history
)
Menghindari macet di Jakarta ala AJENC
Boleh dijadikan rujukan bagi kalian yang kesal akan kemacetan jakarta sudah memuncak dan udah pegel complain sana-sini tapi ngga ada perubahan (ini itung-itung mengurangi emisi gas di Jakarta sih menurutku)
1. Naik Ojek – Rada mahal sih buat perjalanan sekitar 15menit ajah bisa sampai Rp. 15000 (itu juga udah nawar-nawar sampe urat pada keluar) tips paling oke adalah : belajar nawar dulu kalo belum lulus siap-siap rogoh kocek dah.
2. Naik Busway (ini khusus bagi pengendara yang koridor I aja menurutku sih yang Blok M-Kota, selain koridor itu kalian-kalian harus rela sharing sama pengendara lain jalan buswaynya = macet lagi deh)
3. Naik Kereta domestik/kereta dalam kota ( atau sering juga disebut KRL, Commuter Line) , yang ini oke banget kalo keretanya lagi sedikit penumpang, bisa lega dan ngga berdesak-desakan, perjalanan Bintaro-Tanah abang saja bisa di tempuh cuma 30menit (ajaib banget kalo menurutku sih) normalnya perjalanan Bintaro-Tanah Abang adalah satu setengah jam (plus macet, plus keringetan plus cape) so selisih sejam itu yaaaa berarti bangettt.
4. Naik Sepeda, sekarang di jakarta lagi heboh-hebohnya bike to work, selain ngirit ongkos, kesehatan kita juga pasti terjamin, kaya semacem olahraga kardio gitu
tapi lebih murah, cuma ya kita harus pinter-pinter ngitung jarak tempuh sih biar bisa ngira-ngira jam keberangkatan dan bisa tepat sampai tujuan
.
5. Jalan Kaki, kalo jarak tempuhnya 3 kilo ya, (kecuali kalian-kalian ini temen seperjuangan Dewi Marhelly -Hi Dewi-) mendingan naik sepeda lah, tapi kalo kuat sih ngga ada salahnya jalan kaki, sehat banget yang ini mah, di jamin







