FREE SPIRIT !!!!

it is just a blog, what else ?

Blue Bird (tidak) memberikan layanan yang Bagus kok !

Kamis pukul 22.20 tanggal 22 Desember 2011 saya turun dari Transjakarta Busway, dengan niat mau langsung pulang ke arah Pondok Ranji Ciputat memakai Taxi. Suasana yang sedang hujan membuat malam semakin ngga oke banget buat ngangkot apalagi ngojek jadi pikirku naik Taxi adalah pilihan yang lebih masuk akal walaupun nanti ongkos akan lebih mahal. Berhubung yang menjadi pertimbangan adalah kenyamanan Taxi benar-benar terpatri dalam pikiran saya saat itu.

 

Namun sialnya, pada malam hari seperti itu, apalagi dalam keadaan hujan, mencari angkot saja yang biasanya sliweran rada susah, jadi sambil menggunakan jaket sebagai payung, saya menunggu taxi di depan Pasaraya Melawai. Tidak lama, ada Taxi Blue bird yang available, tanpa pikir panjang langsung saya beri tanda untuk berhenti, begitu dia berhenti saya langsung masuk tanpa basi-basi lagi karena saya sudah kedinginan dan lumayan basah kuyup, tanpa melihat ID sang driver apalagi plat nomor maupun kode taxi-nya, saya meminta sang supir untuk menuju ke Pondok Ranji, Ciputat.

Disinilah sang supir langsung memberikan body language yang menyatakan keberatannya :

Supir: “Aduh Jalanan kedaerah sana macet lagi….”

Saya: “Ngga begitu macet ko Pa, sudah aga malam soalnya”

Supir : “Berarti lewat tanah kusir ya ?”

Saya : “Betul. lewat situ juga ngga apa-apa, nanti keluar lewat rempoa”

Supir: (krusak-krusek pasang tampang menyebalkan) “aduh saya ngga tau jalan lagi….”

saya : ……….. ????????? ( KO BISA JADI SUPIR TAXI SIH ? bukannya dia tadi tau kalo jalanan kesitu biasanya macet ???? BOHONG NOMOR I)

Saya: loh tadi ko bisa tau Tanah Kusir segala ?

Supir: aduh , saya ngga begitu hapal sih jalanan daerah itu,( BOHONG lagi????)

Saya : (pasang muka keki) UDAH! turunin saya di depan Blok M Plaza aja Pa, TAU DONK BLOK M PLAZA ? ITU LOH YANG DI DEKET TERMINAL BLOK M (marah) …grrrrrrrrrrrrrr.

Begitu didepan Blok M Plaza, saya langsung turun dan langsung jalan kaki mencari taksi lagi, dengan perasaan masih kesal dan sebal dan kedinginan bercampur aduk, saya melihat taxi available keluar dari arah Blok M Square, Blue Bird lagi saudara-saudara!!! tapi saya masih positive thinking, Blue Bird kan taxi yang bagus pelayannya, terlepas dari pengalaman aneh saya yang baru saja terjadi. Tanpa pikir Panjang, saya berikan tanda untuk memberhentikan taxi Blue Bird tersebut dan udah saking kalapnya nemu taxi saya lakukan kesalahan saya seperti pertama, saya langsung masuk tanpa basa-basi lagi, dan langsung memberikan tujuan saya ke supir.

Supir: “kemana bu?”

Saya: “Ciputat, Pondok Ranji Pa”

Supir: “Aduuuuh”

Saya: “Kenapa Pa?”

Supir: “saya sudah mau pulang pool bu, rumah saya di Cimanggis lagi, jauh, jadi kalau harus ke Ciputat kejauhan”

Saya: (dalam hati – SIALAN-) sambil keluar taxi tanpa bicara apapun lagi dan langsung ngejar KOPAJA 610 jurusan Pondok Labu-Blok M

didalam KOPAJA 610 yang lagi kosong -untungnya-

Turun dari 610 di perempatan Fatmawati, saya langsung kejar Angkot D02 jurusan Pondok Labu-Ciputat

Didalam angkot D02 Pd Labu-Ciputat

Turun dari D02 saya langsung naik ojek menuju rumah.

Jadi kesimpulannya, ternyata Blue Bird yang katanya pelayanannya selalu bagus dan memuaskan ternyata sama aja ko sama taxi kroco lainnya, bikin jengkel aja. Paling tidak, dari berjuta pelanggan Blue Bird satu akan berpaling, ke taxi lain yang lebih friendly.

( Open Complain )

December 23, 2011 Posted by | TRAVEL | | 1 Comment

Jalan dari Bintaro – Gambir (versi murah dan cepat ala Ajenc)

Bagi kalian yang berdomisili di Bintaro dan sekitarnya, mungkin cara ini lebih oke daripada harus naik angkot atau ojek, tujuannya pun beragam bagi yang mau ke Kebayoran Baru dan sekitarnya, Palmerah(dan sekitarnya termasuk senayan deket bener dari sini), Tanah abang dan sekitarnya. Ongkosnya pun ga mahal-mahal amat ko , mulai dari Rp. 1500 – 6000 sekali naik.udah ketebak naik apa ? ya ! betul naik kereta :D !!!!

Naiknya dari stasiun Pondok Ranji Read more »

December 23, 2011 Posted by | TRAVEL | | Leave a Comment

My Love over Becak

This vehicle might be not too comfortable nor fast enough to get to your desired destination but for a half kilo destination (that if you don’t have the intention to walk) this one might be OK. Its like a rickshaw from India or Hong Kong or a tuk tuk from Thailand and we Indonesian call it ‘BECAK’ and we call the man who operate this becak is ‘Abang Becak’  or ‘Tukang Becak’ :D .

The shape of becak usually different in each area in Indonesia, but my favorite is Cirebon’s and Jakarta’s becak its more lower and kind of (well…) comfortible :D .

Becak and Abang Becak

(my favorite becak and the abang becak, well one of the reason i like the becak is because the color is pink :D and has a rear view mirror  just incase you need to, you know , doing your fast make up :D )

The Becak's Rear View Mirror (and me :D )

The rear view Mirror  is purely the abang becak creativity I guess, its not functional for him but it does functional for me :D

another shot of the rear view mirror ( me like :D )

December 23, 2011 Posted by | TRAVEL | | Leave a Comment

   

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 35 other followers